Bisnis Tiket adalah sebuah bisnis modern yang menyediakan pembelian Tiket Pesawat, Kereta Api dan Hotel secara online. Kami memiliki manajemen bisnis yang telah teruji dalam menghasilkan profit yang besar dan pelayanan yang prima. Pengalaman dalam core business ticketing sudah tidak perlu Anda ragukan lagi. CV. Surya Online bekerja sama dengan banyak maskapai penerbangan, serta kurang lebih 2000 hotel di seluruh Indonesia dan PT KAI sebagai perusahaan resmi penjualan tiket kereta api.

PELUANG USAHA BISNIS TANPA MODAL
KONSEP BISNIS DENGAN RESIKO MINIM

Jika travel agen lain mengharuskan Anda untuk membayarkan sejumlah uang untuk biaya pendaftaran, kami tawarkan bisnis luar biasa ini secara GRATIS, tanpa biaya sepeserpun...

Bisnis dengan resiko minim, tidak ada target penjualan, tidak ada kemampuan khusus yang harus dikuasai...

Tidak ada yang berani memberikan discount / potongan harga tiket yang besar seperti yang kami tawarkan

 Apa Saja Yang Perlu Anda Persiapkan Untuk Menjalani Bisnis Ini?
1. Akses Internet;
2. Komputer / Laptop ;
3. Handphone / Smartphone;
4. Printer;
5. Meja dan kursi yang nyaman untuk bekerja;
6. Dan tentunya nomor rekening bank untuk bertransaksi dan menerima komisi dari kami.


Apapun background pekerjaan Anda, latar belakang, keahlian, daerah tempat tinggal, asalkan bisa terhubung dengan internet dan mempunyai seperangkat komputer atau laptop, bisnis ini sudah bisa dijalankan. Bagi yang memiliki smarthpone lebih mudah lagi, Anda bisa online dan bertransaksi di mana saja bahkan sambil hang out sekalipun.
Customer service kami selalu siap melayani Anda 7 x 24 jam, Anda dapat menghubungi kami via Telepon, SMS, YM dan email. Kami akan selalu ada untuk membimbing Anda menjalani bisnis ini, begitu juga bila Anda mengalami kendala dalam bertransaksi, silahkan diskusikan dengan kami melalui kontak CS Online.

Jalani Bisnis Tiket Ini dan Dapatkan Potensi Penghasilan
Hingga Rp. 6.262.500,- tiap Bulannya



Jumat, 29 Mei 2015

Garuda Siapkan 1,6 Juta Kursi Untuk Persiapan Arus Mudik Dan Lebaran

Maskapai Garuda Indonesia Tambah Kursi Antisipasi Mudik Lebaran
Maskapai Garuda Indonesia

Jakarta – Maskapai Garuda Indonesia akan menyiapkan sebanyak 1,61 juta kursi pada masa liburan arus mudik dan arus balik periode Lebaran 2015 yaitu mulai tanggal 9 Jul s/d 27 Juli 2015 (Periode H-8 s/d H+10 Lebaran). Jumlah tersebut meningkat sebesar delapan persen dibanding periode yang sama tahun 2014 lalu sebanyak 1,49 juta kursi.
Untuk beberapa rute di dalam dan luar negeri yang mengalami permintaan peningkatan signifikan, Garuda Indonesia menambah kapasitas sebanyak 16.044 kursi yaitu pada rute – rute dari Jakarta menuju Denpasar, Padang, Surabaya, Jogjakarta, Singapura, Hongkong, Sydney dan Perth.
Dalam siaran pers yang diterima Runway Aviation, VP Corporate Communication Garuda Indonesia, Pujobroto mengatakan penambahan kapasitas pada rute – rute tersebut diatas dilaksanakan melalui dua acara yaitu melalui pengoperasian pesawat yang lebih besar (bigger aircraft), serta melalui pelaksanaanextra flight. “Dari total 16.044 kursi tambahan tersebut, Garuda Indonesia menyiapkan 10.620 kursi tambahan dari pengoperasian pesawat yang lebih besar (bigger aircraft) serta  5,424 tambahan kursi melalui extra flight,” ujarnya.
Pujobroto menjelaskan, pengoperasian bigger aircraft tersebut dilaksanakan pada rute penerbangan dari Jakarta ke Denpasar (22 frekuensi), Padang (4 frekuensi), Surabaya (10 Frekuensi), Singapura (44 Frekuensi) dan Hongkong (10 Frekuensi), dari sebelumnya menggunakan pesawat B-737-800 menjadi Airbus A330.
Sementara itu, 32 extra flight terbagi dalam 24 penerbangan ekstra di rute-rute domestik yaitu delapanextra flight pada rute Jakarta – Jogjakarta dan 16 extra flight pada rute Jakarta – Denpasar, serta delapan penerbangan ekstra di rute-rute internasional yaitu empat extra flight pada rute Jakarta – Sydney dan empat extra flight pada rute Jakarta – Perth. Penerbangan extra flight menggunakan B-737-800 dengan kapasitas 162 kursi.
“Sehubungan dengan kemacetan lalu lintas yang sering terjadi ke arah bandara pada musim liburan, Maskapai Garuda Indonesia juga mengimbau para pengguna jasa untuk dapat berangkat lebih awal ke bandara, untuk kenyamanan dan menghindari keterlambatan,” ujar Pujobroto.

sumber : runway-aviation.com

Kamis, 28 Mei 2015

NAM Air Buka Rute Jakarta-Lubuklinggau PP

 NAM Air, Sister Company maskapai Sriwijaya Air, melebarkan sayapnya
maskapai Sriwijaya Air

Seiring dengan penambahan jumlah armada yang dioperasikannya, NAM Air, Sister Company maskapai Sriwijaya Air, melebarkan sayapnya untuk melayani rute baru ke wilayah Sumatera Selatan, tepatnya ke Lubuklinggau. Rute baru, Jakarta-Lubuklinggau PP ini akan dilayani mulai 30 Mei 2015 dengan frekuensi penerbangan setiap hari sekali.
Adapun pesawat yang akan digunakan adalah Boeing 737-500 berkapasitas 120 penumpang yang terdiri dari 112 economy class dan delapan executive class.
Sebagai salah satu daerah otonom, Lubuklinggau memiliki banyak wilayah wisata dan tentunya akan menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan untuk berkunjung ke kota ini. Sebut saja, Bukit Sulap, Air Terjun Watervang, Air Terjun Temam 2, Air Terjun Pelegan, Air Terjun Curug Layang dana Air Terjun Ta’li Lubuklinggau. “Obyek wisata di Lubuklinggau akan menajdi daerah kunjungan wisata yang potensial di wilayahnya,” tutur Agus Soedjono, Senior Manager Corporate Communication Sriwijaya Air Group.
Penerbangan Nam Air ke Lubuklinggau menjadi satu-satunya pembuka akses dari Jakarta, “Selama ini, masyarakat setempat belum punya akses langsung ke Jakarta, sehingga diharapkan dengan adanya Nam Air, maka mobilisasi masyarakat semakin tinggi, tanpa harus melalui kota Palembang, Bengkulu maupun Jambi,” kata Agus. “Namun, bukan hanya alasan wisata saja, kami yakini bahwa faktor bisnis juga akan lebih menggairahkan dengan adanya rute baru ini,” tambah Agus.
Jadwal penerbangan rute Jakarta-Lubuklinggau PP ini yakni pesawat berangkat dari Jakarta pada pukul 09.20 WIB dan tiba di Lubuklinggau pukul 10.30 WIB. Untuk rute sebaliknya, pesawat akan diberangkatkan dari Lubuklinggau pada pukul 11.00 WIB dan tiba kembali di Jakarta pada pukul 12.20 WIB. (Fjn)

sumber : infopenerbangan.com

Rabu, 27 Mei 2015

Batik Air Resmi Operasikan Penerbangan ke Gorontalo dan Palu

Maskapai penerbangan Batik Air

Maskapai penerbangan Batik Air kembali melakukan ekpansi dengan membuka rute-rute baru. Kemarin, Rabu (27/5/2015), anak perusahaan Lion Group itu secara resmi mengoperasikan penerbangan Makassar-Gorontalo-Makassar dan Makassar-Palu-Makassar. Pembukaan rute penerbangan ini tentu saja semakin memperkuat jaringan rute penerbangan Batik Air dan Lion Group di wilayah Indonesia Timur.
Menariknya, penerbangan dari/menuju Gorontalo ini juga terhubung dengan penerbangan dari/menuju Bandara Soekarno-Hatta Jakarta dan Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta, sementara penerbangan dari/ke Palu terhubung dengan penerbangan dari/ke Bandara Soekarno-Hatta Jakarta. Hal ini semakin memudahkan pelanggan dari kedua kota yang ingin terbang menuju dua bandara di ibu kota Indonesia.
Direktur Utama Batik Air Capt. Achmad Luthfie yang ikut meresmikan penerbangan perdana Batik Air ke Gorontalo mengatakan bahwa Gorontalo menjadi provinsi ketiga di Sulawesi yang diterbangi oleh Batik Air setelah Sulawesi Utara dan Sulawesi Selatan. Menurut dia, Gorontalo memiliki prospek ekonomi yang bagus, sehingga Maskapai Penerbangan Batik Air memutuskan membuka rute penerbangan ke sana. “Kami sudah survei dan punya data bahwa Gorontalo sangat layak menjadi destinasi. Makanya hari ini kami resmi membuka penerbangan dari dan ke Gorontalo,” kata dia.

sumber : indo-aviation.com

Selasa, 26 Mei 2015

Sriwijaya Air Datangkan 10 Unit Pesawat Baru

Maskapai Sriwijaya Air Tambah Pesawat Baru
Maskapai Sriwijaya Air


JAKARTA, Rencana Maskapai Sriwijaya Air menambah armada Boeing 737-800 NG tahun 2015 sudah mulai terwujud.
Dari 10 unit yang direncanakan untuk tahun 2015, Kamis,(14/5)  telah datang tiga unit pesawatnya, dan Juni mendatang akan datang lagi dua unit, sehingga sampai semester I tahun ini akan menjadi lima unit. Adapun sisanya sebanyak lima unit akan melengkapi di akhir tahun 2015,
“Ini telah direncanakan secara matang, dan 10 unit Boeing 737-800 NG akan menjadi kekuatan alat produksi Sriwijaya Air sampai akhir tahun 2015,” ujar Agus Soedjono, Senior Manager Corporate Communication Sriwijaya Air di Jakarta, Kamis,(14/5).
Di tengah-tengah suasana penyambutan kedatangan pesawat ke dua dan ketiga tersebut, Agus menambahkan bahwa secara akumulatif di tahun 2015, Sriwijaya Air akan mengoperasikan pesawat Boeing 737-800 NG sebanyak 15 unit. “Kami sedang fokus kepada pengadaan pesawat Boeing 737-800 NG,” tutur Agus ketika ditanya jenis pesawat apa lagi yang hendak digunakan Maskapai Sriwijaya Air.
Dengan bertambahnya armada yang dimiliki, nampaknya ekspansi Sriwijaya Air pun terus akan dilakukan. “Benar, kami akan menggarap rute luar negeri, terutama China. Market dari China sungguh luar biasa banyaknya, sehingga kami pun terus mengembangkan penerbangan ke sana,” tambah Agus.
Pengembangan rute yang akan dilakukan oleh Sriwijaya Air ini adalah success story Sriwijaya Air melayani rute Denpasar – China PP selama ini, di antaranya adalah Denpasar – Huangzhou PP, Denpasar – Ningbo PP, Denpasar – Nanking PP dan Denpasar – Cengdu PP.
Namun demikian, bukan berarti pasar domestik akan ditinggalkan, “Kami juga terus menggarap pasar domestik, apalagi sinergi dengan Nam Air (sister company Sriwijaya Air, red) telah berjalan dengan mulus,” kata Agus.

sumber : berita.suaramerdeka.com

Senin, 25 Mei 2015

Ini Cara Mudah Mendapatkan E-ticket Tanpa ‘Tipu-Tipu’

Tips Membeli Tiket Pesawat Yang Aman
Membeli Tiket Pesawat

Bagi Anda yang lebih memilih pesawat terbang sebagai moda transportasi utama dalam perjalanan bisnis maupun wisata, Membeli Tiket Pesawat langsung di bandar udara (sebelum ditutup) tentu menjadi pilihan utama. Terlebih bila dilakukan di saat last minutes menjelang keberangkatan ke kota tujuan.
Namun sayang, kini hal itu tidak lagi bisa Anda lakukan lantaran pemberlakuan peniadaan loket tiket di bandar udara. Dengan demikian, Anda mau tidak mau harus mulai terbiasa dengan pemesanan tiket online atau sering disebut dengan E-ticket.
E-ticket merupakan singkatan dari electronic ticket, atau tiket elektronik dalam bahasa Indonesia. Jika beberapa tahun silam tiket masih berwujud buku dan dapat dilihat bentuk fisiknya, namun yang menjadi tren saat ini adalah tiket yang berwujud elektronik.
E-ticket berisi data rincian perjalanan Anda. Dalam sebuah E-ticket sudah tercantum informasi yang lengkap dari penerbangan, yaitu nomor tiket, syarat dan ketentuan, harga dasar tiket dan pajak, peraturan mengenai pembatalan dan pengembalian uang (refund), tempat Membeli Tiket Pesawat elektronik, dan ketentuan bagasi.
Apa yang harus dilakukan untuk melakukan pemesanan E-Ticket?
Pastikan rencana penerbangan Anda
Langkah pertama yang harus Anda lakukan sebelum hunting for online ticket adalah Anda harus memastikan dengan matang rencana penerbangan Anda. Termasuk tanggal keberangkatan dan kepulangan, jenis perjalanan – one way atau return, kota tujuan, dan maskapai yang akan digunakan.
Buka situs-situs populer online ticketing.
Langkah berikutnya, pastikan Anda menelusuri situs-situs populer yang menawarkan pemesanan online ticketing. Di tahap ini, Anda juga dapat mengakses situs resmi maskapai yang akan Anda gunakan dalam penerbangan Anda guna mencari perbandingan harga terbaik dan terekonomis. Beberapa di antaranya Uticket.com, bisnistiket.com, tikita.com dan lain sebagainya.
Download dan instal aplikasi online ticketing yang ditawarkan pada situs terkait.
Beberapa maskapai penerbangan menyediakan aplikasi yang dapat didownload pada smartphone Anda melalui Google Play (Android) maupun App Store (Apple). Hal itu tergantung pada maskapai apa yang akan Anda gunakan nantinya. Demikian juga dengan situs-situs online pemesanan tiket, misalnya Traveloka.com dalam Traveloka App. Hal ini dimaksudkan untuk memudahkan Anda dalam melakukan reservasi tiket kapan dan di mana pun Anda berada.
Subscribe by Email
Subscribe by email pada dasarnya adalah bahwa Anda menyetujui untuk berlangganan newsletter dan info terkait promo harga yang pastinya akan membuat harga tiket Anda menjadi semakin ‘miring’.
Order and Reserve
Langkah terakhir yang harus Anda lakukan adalah reservasi tiket penerbangan Anda sebagaimana rencana Anda. Pastikan dengan benar nama dan email pemesan, nama penumpang, rute penerbangan, dan detail lainnya terkait perjalanan Anda. E-ticket akan dikirimkan melalui email yang tertera pada saat pemesanan. So, make it right and enjoy your flight!

sumber : infopenerbangan.com

Minggu, 24 Mei 2015

Garuda Terapkan Cloud Computing Pada Sistem Teknologi Informasi

Maskapai Garuda Indonesia Terapkan Layanan Berbasis Komputasi Awan
maskapai garuda indonesia


Dalam meningkatkan pelayanan, khususnya percepatan dan kemudahan layanan kepada para pengguna penerbangan, Maskapai Garuda Indonesia mengikuti perkembangan teknologi dengan menerapkan layanan berbasis komputasi awan (cloud computing) yang berguna bagi pengelolaan perusahaan.
Direktur Teknik dan Teknologi Informasi Garuda Indonesia Iwan Joeniarto menjelaskan cloud computing atau komputasi awan merupakan gabungan pemanfaatan teknologi komputer dalam suatu jaringan dengan pengembangan berbasis Internet yang mempunyai fungsi untuk menjalankan program atau aplikasi melalui komputer-komputer yang terkoneksi pada waktu yang sama. “Penggunaan cloud computing akan memberikan benefit bagi  Maskapai Garuda Indonesia khususnya meningkatkan kapasitas penyimpanan data perusahaan tanpa harus mengeluarkan tambahan biaya untuk investasi pembelian peralatan tambahan,” paparnya.
Iwan menuturkan, data yang berada di cloud storage bisa diakses kapan pun secara real time oleh karyawan ketika terhubung dengan internet. Keamanan data yang berada di cloud storage juga lebih terjamin, khususnya jika terjadi bencana alam. “Nanti dilaksanakan dalam pemenuhan kebutuhan operasional di lingkungan kerja Perusahaan, baik di kantor pusat maupun di lebih dari 76 kantor cabang di dalam dan luar negeri,” ujarnya.
Menurut Iwan, pengembangan ini akan bermanfaat untuk penghematan waktu, sehingga memberikan efektivitas kerja yang lebih baik bagi karyawan. Khusus untuk 3.500 awak pesawat Garuda Indonesia, mereka bisa mengakses data-data penting untuk pekerjaan mereka secara mobile di seluruh wilayah di dunia. “Layanan ini dipakai untuk Passenger Service System (PSS) khususnya reservasi, check-in, GarudaMiles (frequent flyer), keuangan, dan layanan penjadwalan dan rotasi seluruh pesawat dan awak pesawat Garuda Indonesia,” ucap Iwan.
Selain itu, Garuda Indonesia saat ini juga telah memiliki berbagai layanan transaksional digital berbasis e-commerce  bagi pengguna jasa, yang terdiri dari Garuda Online Sales (GOS),  Online sales Partnership (OSP) bersama online travel agencycorporate online system (COS) berbasis business to business (B2B), hingga mobile apps untuk layanan reservasi dan pembukuan.

sumber : indo-aviation.com

Jumat, 22 Mei 2015

Persiapan Mudik, Citilink Ajukan 22 Penerbangan Tambahan

Maskapai Penerbangan Berbiaya Rendah Citilink Antisipasi Lonjakan Penumpang
maskapai penerbangan berbiaya rendah

Dalam mengantisipasi lonjakan penumpang menjelang mudik Lebaran tahun ini, maskapai penerbangan berbiaya rendah Citilink Indonesia akan menyediakan layanan penerbangan tambahan. Peerbangan tambahan itu akan dilakukan mulai dua minggu menjelang Lebaran.
Direktur Utama Citilink Indonesia Albert Burhan mengatakan bahwa Citilink sudah mengajukan 22 penerbangan tambahan kepada Kementerian Perhubungan, di antaranya untuk penerbangan menuju Medan, Padang, dan Surabaya. “Jumlahnya belum disetujui, yang diajukan 22 penerbangan, tetapi belum disepakati semuanya,” ungkap Albert.
Hingga akhir 2014 lalu maskapai penerbangan berbiaya rendah  Citilink mengoperasikan sebanyak 36 pesawat yang terdiri dari 32 Airbus A320 dan empat Boeing 737. Pada tahun ini Citilink mendatangkan lima Airbus A320 baru dan mendapatkan hibah empat pesawat Boeing 737 dari induknya, Garuda Indonesia. Selain itu, pada tahun ini akan ada satu pesawat Airbus A320 yang habis masa sewanya dan dikembalikan ke lessor, sehingga Citilink akan mengakhiri tahun 2015 dengan total 44 pesawat.

sumber : Indo-Aviation.com


Kamis, 21 Mei 2015

Sambut Liburan Akhir Tahun, AirAsia Tawarkan Diskon Menggiurkan

Maskapai Penerbangan AirAsia Tawarkan Diskon hingga 50%


Maskapai Penerbangan AirAsia, menawarkan potongan harga sampai dengan 50% ke seluruh destinasi internasional ke 20 negara yang tersedia mulai hari ini sampai dengan 24 Mei 2015 untuk periode perjalanan mulai 1 September 2015 sampai 31 Maret 2016 melalui saluran penjualan online yaitu www.airasia.com atau melalui aplikasi mobile yang dapat diunduh di perangkat iPhone dan Android serta situs mobile.airasia.com
Andy Adrian, Direktur Niaga AirAsia Indonesia mengatakan, “Pada kampanye kali ini, kami menawarkan potongan harga spesial sampai dengan 50% untuk seluruh harga terendah rute penerbangan internasional AirAsia Indonesia (QZ), Indonesia AirAsia X (XT) dan seluruh maskapai afiliasi dalam Grup AirAsia. Penawaran diskon sampai dengan 50% ini merupakan wujud komitmen kami dalam menghadirkan sebuah layanan penerbangan berkualitas yang lebih terjangkau, dan kini siapa pun dapat terbang bersama AirAsia.”
Pelanggan Maskapai Penerbangan AirAsia dapat mulai merencanakan liburan perjalanan akhir tahun ataupun awal tahun 2016 ke beragam destinasi internasional, seperti menikmati keindahan alam pantai di Phuket, merasakan keseruan wisata berbelanja di Singapura, Kuala Lumpur; mencicipi jajanan pasar kota Bangkok yang menguggah selera, menikmati keindahan pemandangan kota dari puncak salah satu gedung pencakar langit tertinggi di dunia, Taipei 101, sampai mengunjungi salah satu kota terbaik di dunia, Melbourne, Australia.
Adapun diskon spesial hingga 50% ini berlaku untuk seluruh penerbangan rute internasional AirAsia Indonesia (QZ) dan Indonesia AirAsia X (XT) dan seluruh maskapai penerbangan afiliasi lainnya yang tergabung dalam Grup AirAsia seperti AirAsia Malaysia (AK), AirAsia X Malaysia (D7), AirAsia Thailand (FD), Thai AirAsia X (XJ), dan AirAsia Filipina (Z2).
Khusus untuk AirAsia X, potongan harga ini juga berlaku untuk kelas bisnis (Business Class Flatbed) yang memungkinkan pelanggan untuk merasakan kemewahan perjalanan udara dengan harga yang lebih terjangkau.
“Selain itu, diskon spesial hingga 50% ini juga berlaku untuk seluruh rute Fly-Thru yang memungkinkan seluruh pelanggan kami di Indonesia untuk bepergian lebih nyaman menuju destinasi-destinasi internasional menarik lainnya seperti Korea Selatan, Jepang, Cina dan beberapa kota besar lainnya di kawasan Australia menggunakan maskapai afiliasi AirAsia X dan Thai AirAsia X melalui hub kami di Kuala Lumpur dan Bangkok,” tambah Andy. (Fjn)

sumber : infopenerbangan.com

Rabu, 20 Mei 2015

E-Boarding Pass dari AirAsia Bikin Proses Penerbangan Lebih Efektif

Maskapai Penerbangan Berbiaya Rendah Air Asia E-Boarding Pass

Maskapai penerbangan berbiaya rendah Indonesia AirAsia sejak 5 Mei 2015 telah meluncurkan layanan baru bernama E-Boarding Pass di Bandara Soekarno-Hatta Jakarta. Layanan baru ini diharapkan akan memberikan pengalaman terbang yang lebih baik dan membuat proses penerbangan menjadi lebih efektif.
Head of Corporate Secretary and Communications Indonesia AirAsia Audrey Progastama Petriny mengungkapkan bahwa seluruh pelanggan Indonesia AirAsia bisa mendapatkan E-Boarding Pass cukup dengan melakukan check-in melalui aplikasi AirAsia Mobile. “E-Boarding Pass dapat diperoleh pelanggan AirAsia, baik anggota maupun non-anggota. Dengan melakukan check-in melalui aplikasi AirAsia Mobile. Setelah proses check-in berhasil, pelanggan akan secara otomatis menerima E-Boarding Pass di ponsel pintar mereka,” kata Audrey.
Dengan adanya layanan E-Boarding Pass, seluruh penumpang Maskapai penerbangan berbiaya rendah domestik Indonesia AirAsia dari Jakarta tidak perlu lagi antre check-in maupun mencetak boarding pass, karena ketika sudah mempunyai E-Boarding Pass penumpang yang tidak membawa bagasi bisa langsung menuju ruang tunggu atau gate. Sedangkan untuk penumpang yang membawa bagasi hanya perlu menyerahkan bagasinya terlebih dahulu ke konter sebelum menuju gate. “Dengan inovasi ini jadi lebih efektif dan memudahkan penumpang,” katanya.
Untuk sementara waktu layanan E-Boarding Pass hanya berlaku untuk penerbangan domestik dari Bandara Soekarno-Hatta Jakarta. Ke depan, Indonesia AirAsia berharap layanan ini bisa diterapkan di seluruh penerbangan dan seluruh bandara, baik penerbangan domestik maupun internasional. “Diharapkan untuk ke depannya, inovasi ini akan diterapkan untuk penerbangan domestik maupun internasional,” ujarnya.

sumber : indo-aviation.com

Rinaldi Hanafi Kemenhub Perkirakan Jumlah Pemudik Dengan Pesawat 4,2 Juta Orang

Maskapai Penerbangan Indonesia Antisipasi Jumlah Penumpang Mudik


Jakarta – Pemerintah memperkirakan jumlah penumpang mudik di Lebaran tahun ini yang menggunakan pesawat udara akan mencapai 4,2 juta orang. Jumlah ini berdasarkan peningkatan sebesar 2,8 persen dibandingkan jumlah pemudik yang menggunakan pesawat udara tahun lalu.
“Tidak banyak peningkatan dibanding tahun lalu,” ujar Dirjen Perhubungan Udara, Suprasetyo hari Selasa (19/05) di Jakarta.
Menurutnya, pemerintah dan maskapai penerbangan Indonesia akan mempersiapkan sebanyak  400 pesawat dengan pesawat cadangan yang siap pakai sebanyak 50 pesawat. Pesawat-pesawat ini akan digunakan untuk melayani seluruh penerbangan di Indonesia yang akan mengalami peningkatan frekuensi.
“Ada penambahan frekuensi penerbangan di kota-kota besar tujuan mudik,” ujarnya lebih lanjut.
Berdasarkan data Direktorat Jenderal Perhubungan Udara terhitung sejak 10-25 Juli 2015, rute-rute yang diajukan untuk penerbangan tambahan, di antaranya dari Bandara Soekarno-Hatta Cengkareng tujuan Solo dua kali dalam sehari, Semarang dua kali, Yogyakarta tiga, Malang dua, Pangkal Pinang satu, Kualanamu satu, Padang tiga, Surabaya satu, Pontianak dua, Denpasar tigga, Batam satu, Pekanbaru satu, Batam-Jambi satu, Banjarmasin-Surabaya satu, Ballikpapan-Surabaya tiga, Denpasar-Surabaya satu, Padang-Medan satu dan Ujungpandang-Surabaya satu.
Selain itu, Suprasetyo mengatakan pemerintah akan mengadakan evaluasi berkala termasuk melakukan ramp check untuk melihat kesiapan dari maskapai penerbangan Indonesia dalam melakukan angkutan mudik ini. Namun tak hanya untuk maskapai, Suprasetyo mengatakan ramp check ini akan diadakan juga untuk melihat kesiapan bandara dalam melayani angkutan mudik lebaran yang dipastikan akan mengalami peningkatan dari sisi penumpang maupun frekuensi penerbangan.
“Biasanya, pas minggu kedua bulan puasa, tapi kalau ramp check reguler berjalan secara periodik,” ucapnya.

sumber : runway-aviation.com

Senin, 18 Mei 2015

Dalam Waktu Dekat Batik Air Kembali Layani Rute Maluku Utara

Maskapai batik air Buka Rute Maluku Utara
maskapai Batik Air

Setelah beberapa bulan terakhir maskapai Batik Air menghentikan penerbangan dari dan ke Ternate, Maluku Utara, akhirnya dalam waktu dekat bakal kembali melayani rute tersebut.
Wakil Wali Kota Ternate Arifin Djafar di Ternate, Minggu (17/5/2015) kemarin, mengatakan Pemkot Ternate telah menerima informasi bahwa anak perusahaan penerbangan Lion Air itu akan kembali melayani penerbangan dari dan ke Ternate pada 20 Mei, di antaranya untuk rute penerbangan Jakarta-Ternate.
Diharapkan aktifnya penerbangan Maskapai Batik Air dari dan ke Ternate itu akan semakin meningkatkan kelancaran transportasi udara dari dan ke daerah ini, apalagi menjelang Ramadhan biasanya jumlah pengguna transportasi udara meningkat.
Arifin Djafar mengharapkan, perusahaan Batik Air tidak hanya melayani penerbangan Jakarta-Ternate dan Makassar-Ternate, tetapi juga dengan kota-kota lainnya di Indonesia, terutama daerah yang menjadi pintu masuk wisatawan dari mancanegara, seperti Bali.
Seperti yang di wartakan oleh wartaekonomi jika Batik Air, termasuk perusahaan penerbangan lainnya membuka rute penerbangan langsung Bali-Ternate diharapkan akan lebih mendorong wisatawan asing yang masuk melalui Bali untuk melanjutkan perjalanan ke Ternate, karena potensi pariwisata di Ternate tidak kalah menariknya dengan daerah lainnya di Indonesia.
“Apalagi sesuai rencana pengelola Bandara Sultan Babullah Ternate
dalam waktu dekat akan menambahk jam operasi hingga malam hari, sehingga perusahaan penerbangan nasional bisa membuka jadwal penerbangan ke Ternate hingga malam hari,” ujar Arifin, menambahkan. (*/FJn)

sumber : infopenerbangan.com

Kinerja Positif, Citilink Indonesia Akan Lanjutkan Ekspansi Bisinis

Maskapai Penerbangan Citilink Indonesia menambah rute Baru

Maskapai penerbangan Citilink Indonesia pada kuartal pertama 2015 mencatatkan kinerja keuangan yang cukup baik dengan menghasilkan laba bersih sebesar US$ 862.000 atau setara dengan Rp 11,2 miliar menggunakan asumsi kurs Rp 13.000 per dolar Amerika Serikat. Padahal, pada periode yang sama tahun 2014 anak perusahaan Garuda Indonesia itu mengantongi kerugian bersih sebesar Rp 14,8 juta atau setara dengan Rp 192 miliar.
Melihat hasil yang cukup baik ini, Direktur Utama Citilink Indonesia Albert Burhan mengungkapkan bahwa Citilink akan terus melanjutkan ekspansi dengan menambah rute-rute baru dan menambah armada. “Kondisi ini menjadikan Citilink dapat terus melanjutkan ekspansi bisnis untuk dua tahun mendatang,” ungkap Albert.
Sepanjang Januari-Maret 2015, Citilink berhasil membukukan pendapatan sebesar US$ 107,23 juta atau naik 38 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. Aset Citilink mengalami peningkatan dari US$ 166,7 juta di kuartal pertama 2014 menjadi US$ 185,5 juta di kuartal pertama 2015, sedangkan ekuitas perusahaan menjadi positif sebesar US$ 8,2 juta dibandingkan sebelumnya yang mengalami defisit modal.
Menurut Albert, pada tiga bulan pertama tahun ini Maskapai Penerbangan Citilink Indonesia berhasil menerbangkan sebanyak 2,08 juta penumpang. Jumlah itu mengalami peningkatan sebesar 32,5 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu sebesar 1,57 juta penumpang. Citilink pun berani menetapkan target tinggi terkait dengan jumlah penumpang yang diangkut sepanjang tahun 2015 ini. “Hingga akhir tahun, target penumpang yang diterbangkan adalah 11,2 juta penumpang,” papar Albert.

sumber : indo-aviation.com

Jumat, 15 Mei 2015

Jaga Predikat Maskapai Bintang 5, Garuda Tambah 1 Direktur

Maskapai Bintang Lima Garuda Indonesia
maskapai bintang lima


JAKARTA, - PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) di Gedung Manajeman City Center, Cengkareng (15/5/2015). Salah satu hasilnya, pemegang saham bersepakat menambah satu orang direktur yaitu Direktur Pelayanan. 

Dalam hal ini, pemegang saham mengangkat Nicodemus Panarung Lampe sebagai Direktur Pelayanan. "Pak Nicodemus sudah mulai join sejak hari ini, dan ini penting agar Garuda menjadi global player," ujar Direktur Utama Garuda Indonesia Arif Wibowo usai RUPS.

Dia menjelaskan, penambahan satu posisi direktur pelayanan dinilai sangat penting oleh para pemegang saham. Pasalnya, untuk menjaga predikat Garuda sebagai maskapai bintang lima versi majalah Skytrax, maskapai mesti menjaga bahkan meningkatkan pelayanannya. 

"Iya makanya kita mesti menang dipelayanan tersebut. Maka disetujui perlu ada ya direktur pelayanan," kata Arif. 

Dengan tambahan satu direktur tersebut, saat ini jajaran direksi Garuda terdiri dari 7 orang yaitu Arif Wibowo, Handayani, I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra, Novianto Herupratomo, Iwan Joeniarto, Heriyanto Agung Putra, dan Nicodemus Panarung Lampe.

Sebelumnya, Skytrax mengumumkan melalui situsnya pada 11 Desember 2014 bahwa Garuda telah memenuhi persyaratan sebagai maskapai bintang lima (five stars airliner) sesuai audit yang dilaksanakan dari segi pelayanan dan keramahtamahan. 

Dari 200 maskapai penerbangan di dunia, saat ini baru ada tujuh maskapai yang masuk kategori tersebut yakni Singapore Airlines, Cathay Pacific Airways, Qatar Airways, Asiana Airline, All Nippon Airways (ANA), Hainan Airlines dan Garuda Indonesia.


sumber : bisniskeuangan.kompas.com

Kamis, 14 Mei 2015

Sriwijaya Air Ingin Perbanyak Rute Internasional ke China

Maskapai Penerbangan Sriwijaya Air Datangkan Pesawat Baru
Maskapai Penerbangan Sriwijaya Air

Maskapai penerbangan Sriwijaya Air pada Kamis, 14 Mei 2015, menerima kedatangan tiga pesawat Boeing 737-800 dari total 10 pesawat yang rencananya akan datang pada tahun 2015 ini. Pesawat-pesawat itu akan memperkuat armada dan akan digunakan untuk memperluas jaringan rute penerbangan Sriwijaya Air.
Senior Manager Corporate Communication Sriwijaya Air Agus Soedjono mengungkapkan bahwa salah satu rencana Sriwijaya Air adalah menambah rute penerbangan internasional, khususnya menuju China, karena melihat tingginya animo warga negara China yang datang ke Indonesia untuk berlibur. “Benar, kami akan menggarap rute luar negeri, terutama China. Market dari China sungguh luar biasa banyaknya, sehingga kami pun terus mengembangkan penerbangan kesana,” tambah Agus.
Meskipun akan banyak menggarap rute penerbangan internasional, namun Agus menegaskan bahwa Maskapai Penerbangan Sriwijaya Air tidak akan meninggalkan rute penerbangan domestik. Untuk rute penerbangan domestik, Sriwijaya Air bersama dengan anak usahanya, NAM Air, akan bersinergi dalam mengembangkan jaringan. Sinergi yang dilakukan oleh kedua maskapai penerbangan ini dalam bentuk integrasi pelayanan pelanggan secara terpadu. “Artinya, pelanggan semakin banyak pilihan rute dan penerbangannya, karena NAM Air dan Sriwijaya Air itu sama,” tandasnya.

sumber : indo-aviation.com

Presiden Jokowi Minta Garuda Buka Rute Ke Papua Nugini

Maskapai Penerbangan Garuda Indonesia Buka Rute Papua Nugini
Maskapai Penerbangan Garuda Indonesia


Port Moresby – Pemerintah Indonesia dan Papua Nugini sepakat untuk meningkatkan konektifitas antara dua negara, antara lain dengan mengadakan rute penerbangan langsung yang akan dijalani oleh maskapai penerbangan kedua negara.
Presiden Jokowi, dalam kunjungannya ke negara tetangga tersebut mengatakan, kedua negara sepakat membuka jalur penerbangan antara Maskapai Penerbangan Garuda Indonesia dan Air Niugini, dengan jalur  Port Moresby-Denpasar-Jakarta dan Port Moresby-Singapura-Jakarta. Menurut Presiden Jokowi, pembukaan rute antar dua negara ini penting untuk meningkatkan konektifitas keduanya.
“Kita menyambut baik kesepakatan Maskapai penerbangan Garuda Indonesia untuk melakukan go share dengan Air Niugini,” kata Presiden Jokowi seperti dikutip dari situs Setkab.
Presiden Jokowi menyebut Papua Niugini sebagai tetangga dekat sekaligus sahabat erat Indonesia. Bersama  PM O’Neill, Presiden Jokowi ingin menjadikan momentum peringatan 40 tahun hubungan diplomatik kedua negara lebih dekat dan intensif lagi.
“Untuk kerjasama dan saling mendukung antara Indonesia dan Papua Niugini,” kata Presiden Jokowi.
Pemerintah Indonesia sebenarnya pada tahun 2013 lalu telah memasukkan kesepakatan bilateral yang dibuat oleh presiden saat itu, yaitu Susilo Bambang Yudhoyono bersama Perdana Menteri Papua Nugini Peter O’Neill saat berkunjung ke negara tersebut. Namun hingga kini realisasi pembukaan rute tersebut masih belum berjalan.
Papua Nugini adalah mitra dagang terbesar Indonesia di antara negara-negara kepulauan di kawasan Pasifik. Volume perdagangan antara kedua negara pada 2014 mencapai 206,68 juta dollar AS dengan ekspor Indonesia ke Papua Nugini pada 2014 mencapai 159,12 juta dollar AS. Sementara jumlah warga negara Indonesia yang bekerja di Papua Nugini mencapai lebih dari 1100 orang.

sumber : runway-aviation.com

Rabu, 13 Mei 2015

Jelang Liburan dan Lebaran, Garuda Siapkan 2,6 juta Kursi

Maskapai Garuda Indonesia Siapkan Kursi Tambahan
Maskapai Garuda Indonesia

Bertumbuh dan berkembangnya bisnis transportasi udara di tanah air merupakan hal yang positif, terutama pada suatu momen penting yang disitu dapat mendulang keuntungan. Liburan dan lebaran tahun ini akan jatuh berdekatan, peluang meraup keuntungan sudah di lihat oleh maskapai plat merah (Garuda Indonesia).
PT Garuda Indonesia jelang liburan dan lebaran 2015 Kali ini telah
menyiapkan 2,6 juta kursi untuk masa lebaran dan libur panjang itu. Direktur Niaga Maskapai Garuda Indonesia Handayani mengatakan, jumlah tersebut dianggap cukup untuk melayani melonjaknya jumlah penumpang.
“Kami memiliki lebih dari 2,6 juta kursi yang tersedia yang bisa
dioptimalkan untuk destinasi selama liburan dan Lebaran,” ungkap
Handayani seperti dilansir jpnn.com di Jakarta, Senin (11/5).
Namun, Handayani belum bisa menyebutkan jumlah pasti penambahan kursi lebaran. Dia optimistis tahun ini jumlah penumpang yang hendak mudik menggunakan Maskapai Garuda Indonesia akan mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya.”Dari tahun ke tahun memang selalu ada peningkatan jumlah penumpang. Detailnya nanti akan kami informasikan lagi,” paparnya.
(*/eq)

sumber : infopenerbangan.com

Selasa, 12 Mei 2015

Naik Batik Air, Siap-Siap Dapatkan Undian Mobil Rolls-Royce

Maskapai penerbangan Batik Air Undian Berhadiah setiap bulan
Maskapai Penerbangan Batik Air

Maskapai Penerbangan Batik Air pada 11 Mei 2015 baru saja meluncurkan program Batik Frequent Flyer. Selain itu, anak perusahaan Lion Group yang fokus menyasar pasar penerbangan full service ini juga akan memberikan hadiah undian kepada para pelanggannya yang menjadi anggota Batik Frequent Flyer.
Tidak tanggung-tanggung setiap bulan Maskapai Penerbangan Batik Air akan memberikan hadiah undian berupa tiga unit mobil, terdiri dari dua unit Honda Jazz dan satu unit Mercedes-Benz, selama enam bulan berturut-turut. Hadiah utama berupa satu unit mobil buatan Rolls-Royce akan diundi pada bulan keenam. “Pengundian yang berdasarkan nomor tiket penumpang ini akan dilakukan selama enam bulan. Jadi setiap bulannya akan mengundi tiga hadiah yaitu berupa dua Honda Jazz dan satu Mercedes-Benz. Dan baru pada bulan ke enam, akan diundi untuk satu Rolls-Royce,” kata Presiden Direktur Lion Group Edward Sirait.
Edward mengatakan, program undian berhadiah ini dimulai pada 15 Mei hingga 15 November 2015. Diharapkan langkah ini akan memberikan kontribusi berupa peningkatan jumlah penumpang yang menggunakan jasa penerbangan Batik Air. “Penumpang gak usah repot-repot ngambil nomor undian, nomor undian pakai nomor tiket, nomor tiket yang jadi nomor undian, tiket 15 Mei sampai 15 November tahun ini. Selain diharapkan untuk menambah jumlah penumpang, program ini juga bermaksud untuk menyiarkan kepada masyarakat bahwa Batik Air menyediakan pelayanan penuh kepada masyarakat,” Jelas Edward.
Menurut Edward, saat ini tingkat ketepatan waktu (on time performance) penerbangan Batik Air mencapai 96 persen dengan tingkat isian penumpang (load factor) rata-rata mencapai 90 persen. Edward berharap tingkat isian kursi itu akan lebih tinggi lagi, apalagi sebentar lagi memasuki musim mudik Lebaran dengan jumlah penumpang yang bisa dipastikan akan meningkat.

sumber : indo-aviation.com

Jumat, 08 Mei 2015

Citilink Sewakan Pesawat ke Wisman Tiongkok

Makapai Penerbangan Murah Citilink Carter Wisman Tiongkok
maskapai penerbangan murah

Surabaya - PT Citilink Indonesia, maskapai penerbangan murah anak perusahaan Garuda Indonesia Group mendukung upaya pemerintah untuk mendatangkan wisatawan mancanegara. Bahkan, Citilink merambah bisnis carter pesawat untuk wisman dari Tiongkok.

"Kita bisa dicarter. Yang paling banyak berasal dari China tujuan Denpasar," kata Chief Financial Officer PT Citilink Indonesia maskapai penerbangan murah Mega Satria di sela acara Indonesia Corporate Meetings & Incentives Travel Mart (ICMITM) di Hotel Bumi Surabaya, Jumat (8/5/2015).

Mega menambahkan, selain menawarkan destinasi wisata di Bali, pihaknya juga menawarkan ke wisman China tentang destinasi wisata di daerah lain seperti Manado.

"Kita berencana membawa penumpang dari China untuk ke destinasi lainnya di Indonesia seperti Manado," tuturnya.

Jumlah penumpang secara nasional baik domestik maupun internasional sebanyak sekitar 100 juta orang. Citilink berharap dapat mengambil sekitar 11 juta penumpang dari sekitar 100 juta orang.

"Kita juga akan terus menambah pesawat. Di Citilink ini semakin lama pesaatnya semakin muda-muda. Rata-rata dibawah 5 tahun," tandasnya.

sumber : travel.detik.com

Kamis, 07 Mei 2015

Citilink Targetkan Pembukaan Enam Rute Baru Di Tahun 2015

Maskapai Citilink Low Cost Carrier Akan Buka Rute Baru
Low Cost Carrier


Jakarta – Maskapai Citilink Low Cost Carrier terus melakukan ekspansi di tahun 2015 ini, antara lain dengan membuka enam rute penerbangan baru. Dengan demikian, rute penerbangan yang dijalani anak perusahaan Garuda Indonesia ini akan menjadi 45 rute dari 39 rute yang dijalani saat ini.
Direktur Komersial Citilink Hans Nugroho, dalam jumpa pers di kantor Citilink Jakarta hari Selasa (05/05) mengatakan pihaknya akan memfokuskan diri pada rute penerbangan di kawasan Timur Indonesia seperti Manado, Palu, Sorong, dan Kendari.
“Kita masih menunggu kedatangan pesawat dan juga sudah meminta slot rute. Nantinya akan ada dua pesawat yang datang tahun ini yaitu akhir Mei ini dan Agustus. Peluang terbang ke Timur masih besar, kita ingin masuk kesana,” ujarnya.
Sementara di wilayah Barat, Hans mengatakan Citilink hanya akan menambah frekuensi penerbangan di rute-rute yang sudah ada.
Menurut Hans, penambahan empat rute baru seperti Bandung-Lombok, Surabaya-Pekanbaru, Pekanbaru Padang, Surabaya-Makassar, dan Surabaya-Pekanbaru sepanjang kuartal pertama 2015 membuat pertumbuhan jumlah penumpang di maskapai Low Cost Carrier, ini terus mengalami peningkatan.  Dengan demikian, Hans optimis pihaknya akan mampu mengangkut jumlah penumpang sesuai target, yaitu 11,2 juta penumpang di tahun 2015, meningkat pesat dibandingkan dengan jumlah penumpang yang diangkut sepanjang tahun 2014 yaitu 7,8 juta penumpang.
Selain itu Hans juga mengatakan pihaknya menargetkan akan mampu meningkatkan market share Citilink dari  19% di tahun 2014 menjadi 21% di tahun 2015.

sumber : runway-aviation.com

Penumpang Pesawat di Jateng Naik 11,22 Persen

Maskapai Penerbangan Domestik Meningkat
maskapai penerbangan domestik

Transportasi pesawat terus menjadi tren, seiring subsidi yangdilakukan pemerintah kepada penerbangan perintis kemudian pembebasan visa,semua hal itu membuat pergerakan jumlah penumpang maskapai penerbangan domestik  terus meningkat sesuai denganyang diharapkan. Salah satu contoh yakni jumlah penumpang pesawat di Jawa Tengah yang pada Maret kemarinmengalami peningkatan sebesar 11,22 persen jika dibandingkan dengan Februari2015.
“Jika pada Februari jumlah penumpangpesawat secara keseluruhan mencapai 167.146 orang maka pada Maret mencapai185.901 orang,” kata Kepala Bidang Statistik Distribusi Badan PusatStatistik (BPS) Jateng Jam Jam Zamachsyari di Semarang.
Jika dirinci, jumlah keberangkatan penumpang maskapai penerbangan domestik pada Maret 2015 sebanyak 178.112 orang atau naik sebesar10,56 persen dibandingkan pada bulan Februari yang mencapai 161.094 orang.
Selanjutnya, untuk jumlah penumpang penerbanganinternasional dari Bandara Adi Sumarmo dan Ahmad Yani sebanyak 7.789 orang ataunaik sebesar 28,70 persen dibandingkan bulan Februari yang berjumlah 6.052orang.
Dari sisi jumlah kedatangan penumpang angkutanudara komersial ke Jawa Tengah pada Maret tahun ini secara keseluruhanberjumlah 190.254 orang atau meningkat dibandingkan bulan sebelumnya yangsebanyak 170.304 orang. Jadi ada kenaikan sebesar 11,71 persen.
Untuk jumlah penumpang penerbangan domestik yang datang ke Jawa Tengah pada Maret tahun ini sebanyak 182.364 orang ataumeningkat sebesar 11,13 persen dibandingkan Februari yang sebanyak 164.097orang. Sedangkan untuk jumlah penumpang penerbangan internasional melalui Bandara Adi Sumarmo dan Ahmad Yani sebanyak 7.890 orang atau naik 27,11 persendibandingkan Februari yang sebanyak 6.207 orang. (ant/Eq)
sumber : infopenerbangan.com

Rabu, 06 Mei 2015

Pemerintah akan Bebaskan Pajak Suku Cadang Pesawat

Maskapai Penerbangan Murah Di bebaskan Pajak Suku Cadang
maskapai penerbangan murah

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Sofyan Djalil mengatakan bahwa pemerintah akan membebaskan pajak suku cadang dan komponen pesawat yang didatangkan secara impor dari luar negeri seperti permintaan banyak maskapai penerbangan murah di Indonesia. Langkah ini dilakukan oleh pemerintah agar maskapai penerbangan bisa bersaing dengan maskapai-maskapai penerbangan lain, seperti di Singapura, Malaysia, dan Thailand, yang sudah membebaskan pajak impor suku cadang pesawat.
Selama ini maskapai penerbangan murah dan industri perawatan dan perbaikan pesawat (maintenancerepairand overhaul/MRO), dibebani oleh biaya pajak suku cadang yang cukup tinggi, membuat biaya operasional melambung. Sofyan mengatakan, jika pajak ini masih dikenakan, dikhawatirkan perawatan dan perbaikan pesawat tidak dilakukan di Indonesia, melainkan di luar negeri yang sudah bebas pajak. “Harus dibebaskan, sedang dalam proses dengan Menteri Keuangan,” kata dia.
Menurut Sofyan, bisnis MRO merupakan bisnis yang bagus dan sangat potensial di Indonesia. Saat ini bisnis MRO pesawat di Indonesia mencapai US$ 1 miliar per tahun. Sementara pengusaha Indonesia baru mengambil peran sekitar 30 persen, sisanya pesawat dirawat di luar negeri. “Kami melihat MRO bisnis yang bagus, berpotensi menciptakan lapangan kerja. Kalau bisa tangkap 80 persennya, US$ 800 juta per tahun,” paparnya.

sumber : indo-aviation.com